Jumat, 06 April 2012

INDOGREEN FORESTRY EXPO


IndoGreen Forestry Expo 2012 mengusung tema “Green Growth Economy Toward 2020”.  Tema ini diambil dengan tujuan ingin menunjukkan kepada dunia bahwa dengan konsep Green Growth Economy Toward 2020, kita berkomitmen untuk mengelola, melestarikan, manfaat hutan dan memperbaiki ekosistem kawasan lingkungan hidup, dengan keberpihakan kepada rakyat mengelola hutan secara berkeadilan. Dimana  hal ini sesuai dengan komitmen Presiden untuk menurunkan Gas Rumah Kaca sebesar 26% dengan upaya sendiri atau sampai 41% dengan dukungan internasional, serta upaya pertumbuhan ekonomi sebesar 7% per tahun. Selain sebagai ajang promosi investasi di sektor kehutanan khususnya dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat dan penggunaan serta pemanfaatan hutan untuk sektor perkebunan, pertambangan, dan migas, pameran ini juga merupakan media pengayaan pengetahuan tentang pengelolaan hutan, penambah informasi yang sekaligus menjadi arena hiburan yang bernilai pengetahuan.


Zulkifli Hasan (MENKEHUT) 
Pameran akan diikuti oleh 111 peserta, yaitu stakeholder kehutanan, baik di pusat maupun di daerah, diantaranya Dinas Kehutanan Propinsi dan Kabupaten, Kementerian terkait, BUMN dan BUMS di bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan, dan MIGAS serta asosiasi dan NGO peduli kehutanan dan lingkungan hidup.

Sebagai ajang sosialisasi pembangunan kehutanan, selama pameran berlangsung, akan diselenggarakan berbagai diskusi dan talkshow. Beberapa tema yang diangkat yaitu :
(1) Ekonomi Hijau dan Cinta Produk Indonesia;
(2) Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Gaharu;
(3) Untung Berlimpah dari madu, Herba, makanan dan Produk Hutan non Kayu;
(4) Produk Update Teknologi Pemetaan Kawasan Hutan;
(5) Rekalamasi Lahan Bekas Tambang untuk Kelestarian Lingkungan Nusa Tenggara;
(6) Hutan Reklamasi Bekas Tambang untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Konservasi Lingkungan;
(7) Lomba Mengambar Tingkat SD “Hutan Untuk Masa Depan bangsa Indonesia”

”IndoGreen Forestry Expo” adalah pameran kehutanan terbesar di Indonesia yang terselenggara sejak tahun 2009, menampilkan potensi yang sangat besar pada sektor kehutanan, pengelolaan, pemanfaatan dan pelestarian hutan, hasil hutan baik kayu maupun non kayu, produk olahannya dan peralatan pemanfaatan hutan, Selain itu pameran yang di adakan oleh pemerintah ternyata di ikuti dari berbagai daerah propinsi di Indonesia .
Pameran ini juga mensosialisasikan program dan tindakan nyata pemerintah dan pihak swasta dalam melaksanakan pembangunan hutan berkelanjutan termasuk reklamasi hutan dan lahan bekas tambang.
Pada 2011, ”IndoGreen Forestry Expo” diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari lembaga pemerintah departemen dan non departemen, pemerintah daerah, perusahaan kehutanan, perusahaan pertambangan dan lembaga swadaya masyarakat yang memiliki perhatian besar pada pengelolaan, pemanfatan dan pelestarian hutan.
IndoGreen Forestry Expo 2011 telah dikunjungi oleh 10.000 orang terdiri dari pejabat pemerintah, pengusaha, mahasiswa, aktivis pecinta lingkungan, pelajar dan masyarakat umum.
”IndoGreen Forestry Expo 2012” diselenggarakan untuk mendukung program pemerintah “Forest Pro Poor, Pro Job, Pro Growth and Pro Environment” dan mendukung suksesnya “Green Growth Economy Toward 2020”. Pameran juga akan menampilkan produk dan jasa kehutanan yang ramah lingkungan hidup dan berbagai kegiatan menarik yang penting untuk diikuti seperti talkshow dan presentasi yang diharapkan akan memunculkan gagasan/ide yang sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Indonesia yang hijau

MAKSUD & TUJUAN
1. Mensosialisasikan program pemerintah mengenai pemberdayaan hutan     “Forest Pro Poor, Pro Job, Pro Growth and Pro Environment”.
2. Mensosialisasikan program merealisasikan Konsep Hidup yang Hijau     Menuju Indonesia Hijau.
3. Menyebarluaskan informasi tentang kondisi hutan Indonesia
4. Menyebarluaskan potensi investasi di hutan Indonesia, potensi usaha     pengelolaan  hutan dan hasil hutan kayu dan non kayu.
5. Memfasilitasi terjadinya transaksi investasi dan bisnis
6. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan fungsi hutan sebagai paru-     paru dunia
7. Menyelamatkan hutan Indonesia dari pembalakkan liar (illegal logging)
8. Terciptanya pola-pola kemitraan dalam pengelolaan hutan dan hasil hutan.
9. Meningkatnya arus investasi khususnya untuk mengembangkan hutan     tanaman industri.
10. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
Di lihat dari sudut pandang untuk mengembangkan suatu pariwisata di Indonesia tentu sangat besar pengaruh terhadap suatu lingkungan kita, contoh untuk membuka suatu objek wisata baru tentu akan membuka suatu lahan baru atau menebangi pepohonan yang ada di sekitar lokasi tesebut. Nah,,, kabar nya jika setiap hari pohon di Indonesia di tebangi tidak kemungkinan Negara kita akan menjadi Negara yang tidak lagi di sebut sebagai paru-paru dunia selain “Negara Brazil” yang dulu udaranya Indonesia ini sangat sejuk dan segar, tidak kemungkinan beberapa tahun ke depan Negara kita ini akan menjadi Negara yang panas, lancarnya perkembangan globalisasi, menipisnya lapisan ozon di permukaan bumi,
Saya Ananda Muhdiyah Ms mengajak teman-teman sekalian untuk meningkatkan kembali “Negara Indonesia” menjadi Negara yang sejuk udaranya, segar, sehingga tidak ada lagi yang namanya pencemaran polusi, datangnya bencana alam seperti longsor, banjir dan lain sebagainya.

1 komentar:

  1. Nilai: 85

    Bagus dan lengkap laporannya, mudah-mudahan apa yang kamu dengar dan lihat disana bisa menambah wawasan kamu untuk lebih cinta akan bumi ini..."Keep Save Our Planet"

    BalasHapus