Taman Nasional Gunung Pangrango Cibodas
1.
BAGAIMANAKAH CARA MENGEMBANGKAN DAERAH WISATA SAAT INI DENGAN
KEADAAN INDONESIA YANG SEKARANG INI SELALU MENGALAMI BENCANA ALAM SEPERTI
BANJIR DAN LONGSOR DI BEBERAPA DAERAH?
Cara penanganan yang paling tepat adalah
membuat suatu peraturan dari pemerintah terhadap suatu objek tersebut tentang
suatu larangan yang dapat menimbulkan bencana-bencana alam tersebut seperti
menebangi hutan yang dapat menimbulkan banjar dan longsor, memburu suatu
jenis-jenia fauna yang dapat memusnahkan jumlah spesies fauna tersebut. Kemudian
Kita
membuang waktu bersama, kita ciptakan hangat sebuah cerita. Seharusnya berikan pupuk terbaik untuk benih yang sudah ditanam di gunung
salak endah tersebut sehingga gunung salak endah tersebut tetap terawat dan
terjaga kelstariannya pada masa yang akan datang khususnya bagi generasi bangsa
Indonesia.
Apabila industri kepariwisataan ingin
berhasil dalam mengemban misinya sebagai wacana pemerataan
pendapatan melalui perluasan kesempatan kerja dan kesempatan
berusaha, maka pembangunan kepariwisataan harus memberi perhatian pada pariwisata alternatif.
Secara umum pariwisata alternatif ini dapat didefinisikan sebagai: “Berbagai bentuk pariwisata yang
sesuai dengan nilai-nilai alami, sosial dan komunitas dan yang memungkinkan
baik wisatawan maupun masyarakat setempat menikmati interaksi yang positif dan
bermanfaat dan bertukar pengalaman.” Selain itu tujuan nya dalah untuk
melestarikan habitat-haibitat yang ada di taman wisata tersebut.
Obsesi untuk meningkatkan perolehan devisa
dan manfaat ekonomi menyebabkan wisata massal tadi berwawasan jangka pendek,
karena mekanisme pembentukan harga di pasar dan proses ekonomi
cenderung kurang memperhatikan pengorbanan sosial yang ditimbulkan pariwisata,
seperti sempitnya akses pada peluang kerja.
3.
TAMAN NASIONAL GUNUNG SALAK ADALAH SALAH SATU SUAKA DI
INDONESIA, SAMA SEPERTI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE-PANGRANGO CIBODAS JAWA
BARAT, TETAPI KEBANYAKAN ORANG LEBIH MEMILIH TAMAN NASIONAL GUNUNG
GEDE-PANGRANGO CIBODAS.
Karena, TN
Gunung Gede-Pangrango Cibodas lebih dahulu dikembangkan atau lestarikan oleh
pemerintah yang peduli terhadap lingkungan daripada TN Gunung Salak
sehingga dari segi fasilitas dan akses menuju TN tersebut waktu itu lebih mudah
dari taman nasional gunung salak. TN Gunung Gede-Pangrango Cibodas juga
lebih dikembangkan untuk tempat wisata sedangkan TN Gunung Salak lebih
dikembangkan sebagai kawasan perlindungan keanekaragaman hayati yang ada
didalamnya sehingga pengunjung yang datang ke TN Gunung Salak lebih
condong untuk tujuan penelitian/ pembelajaran daripada rekreasi semata.
4.
APAKAH
TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE-PANGRANGO CIBODAS MEMPUNYAI KELEBIHAN DARITAMAN
NASIONAL GUNUNG SALAK.
Iya,
Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango Cibodas
lebih terkenal di penjuru indonesia untuk pengunjung dan dalam hal marketing
untuk menarik minat calon pengunjung, karena di kawasan ini juga dapat
melakukan Kegiatan rekreasi lainnya seperti rekreasi ke Air Terjun
Cibeureum, dan rekreasi lain dibuka sepanjang tahun. Selain itu tentang
pengawasan terhadap TN Gunung Gede labih ketat dan tegas. sehingga calon pengunjung baik itu Domestik maupun
International yang berkeinginan untuk rekreasi tentu akan lebih memilih untuk
mengunjungi TN Gunung Gede Pangrango Cibodas daripada TN Gunung
Salak. Selain itu Sejak tahun 1980 Gunung Gede berada di
dalam ruang lingkup kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), yang
merupakan Taman Nasional pertama di Indonesia dari lima Taman Nasional yang
sudah ada saat ini.
5.
BAGAIMANA
CARA MENGEMBANGKAN DAERAH TAMAN NASIONAL GUNUNG SALAK PADA SAAT KONDISI SEPERTI
INI YG DIMANA SERING TERJADI BENCANA ALAM.
Yang paling utama dalam pengembangan suatu
daerah taman nasional Gunung Salak saat ini banyak-banyak memprkenalkan TN
Gunung Salak ke mancanegara sehinggga akan lebih banyak lagi orang mengetahuinya
inilah Indonesia yang banyak akan suatu Taman Hutan Nasional. Selain itu di
dalam pengawan tidak boleh tinggal untuk melestarikan dan perawatan dan di
dalam penganan taman nasional tersebut harus hati-hati dan ketat agar tidak ada
lagi penyelundupan-penyelundupan yang dapat merusak taman nasional kita. Dan harus
di pikirkan jugatentang kelangsungan hidup flora dan faunanya agar tidak punah.
6.
BAGAIMANA
PERAN MASYARAKAT DAN PEMDA SETEMPAT DALAM MENGEMBANGKAN DAERAH TAMAN NASIONAL
GUNUNG SALAK UNTUK KEDEPANNYA?
Pelibatan masyarakat dalam skema
pengelolaan Taman Nasional multi-pihak dipandang sebagai suatu keharusan oleh
banyak kalangan. Namun demikian, tingkat kesiapan masyarakat untuk menjalani
peranan penting dalam skema pengelolaan multi-pihak masih harus ditingkatkan.
Tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat pedesaan, khususnya yang menggantungkan
hidupnya disekitar kawasan hutan, masih begitu termarjinalkan dalam berbagai hal.
Oleh karenanya diperlukan sebuah strategi rancang tindak yang mampu menempatkan
masyarakat untuk dapat berperan dalam program-program pembangunan kehutanan
yang berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Upaya-upaya untuk
meningkatkan kapasitas dan keberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui
kegiatan penyuluhan yang berkesinambungan. UU no 41 tahun 1999 tentang
Kehutanan Pasal 56 ayat (1) menerangkan bahwa Penyuluhan kehutanan bertujuan
untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan serta mengubah sikap dan
perilaku masyarakat agar mau dan mampu mendukung pembangunan kehutanan atas
dasar iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sadar akan pentingnya
sumberdaya hutan bagi kehidupan manusia.
Sehingga jelas bahwa Program-program
penyuluhan dan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan hutan, merupakan
sebuah langkah strategis dalam membuka keterbelakangan pola pikir masyarakat
dalam pemanfaatan sumberdaya hutan.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar